Pages - Menu

Senin, 02 Maret 2015

JUMAT MALAM KERAMAT

Warning: banyak banget gara-gara


Mau cerita yang serem-serem nih...

Kemarin, malem jumat pas aku tidur sendirian di kamar asrama, ada kejadian yang bikin aku hampir nangis. Bukan gara-gara aku motong bawang merah yang bikin mata pedes, bukan pula gara-gara aku nonton sinetron yang isinya ada elang maaak-ada elaaaang, bukan. Yah, karena cerita awalnya sudah kuceritakan bahwa cerita ini nantinya bakal bergenre horror, jadi aku mulai kembali dengan suasana yang bikin bulu-bulu di badanmu meringis menahan bengisnya negeri ini. Eh lha, ceritaku kok jadi ngawur begini ya.....

SALAHKAN NYONG! SALAHKAN!!!

INSOMNIA BAGIAN I


Ini mata kenapa nggak mau merem juga?
Haaah~
Kepalaku pening, badanku pegel, dan aku kedinginan!
Tapi kenapa kedua mataku tak hentinya menyiksa?
Ah, kata-kataku sedikit keterlaluan memang. Tapi, hei, benar kok, apa yang sepasang kelereng hitam itu lakukan hampir setiap malam sangatlah menyiksa! Bagaimana tidak? Mereka sering mempermainkanku! Membuatku harus tetap menyala hingga jam dua pagi. Analoginya, kalau itu lampu, udah pasti kedap-kedip akibat terputusnya arus listrik yang disebabkan oleh kawat yang bermuatan arus positif dan negatif bersentuhan sehingga terjadi hubungan pendek alias korsleting. Doooh, perkataanku tadi jenius sekali ya. Well, yeah, kalimat itu ku contek dari KBBI. So, jangan heran...

Minggu, 01 Maret 2015

FIKSI MINI

Genre: Romance
HANYA KAMU

“Duduk diam begitu nggak akan membuat kepalamu penuh ide tahu?!” Dony menyeretku pergi. Meninggalkan berlembar kertas yang masih kosong, juga secangkir kopi yang belum sempat aku cicipi. “Kau hanya membuang waktumu!”, tambahnya. Dony. Lelaki kecil yang sudah beranjak dewasa. Ia bukan lagi Dony dari 13 tahun silam. Aku ingat, ia dulu cengeng dan sering dibully. Tipe anak penakut yang nggak bisa menerima kata-kata kasar. Membuatku harus berada di sisinya untuk meredakan tangisnya.

CERPEN

Genre: Comedy, Friend
ALAN BUKAN ALAY


Allooo. Siapa di sana?’ Bunyi itu mengagetkan Alan. Bukan, bukan bunyi yang dihasilkan suara tersebut. Melainkan bunyi ‘PLUNG’ yang keras sampai bikin mudnya Alan terganggu. Alan sudah mau tidur, mengistirahatkan tubuhnya yang sibuk beraktivitas seharian.
            ‘Alan. Kamu?’ Ia membalas cepat pesan yang mengganggu layar berandanya. Fesbuk jadi pilihan pertama untuknya bermain di dunia maya meski bakal ditinggal tidur.
            ‘Aku? Siapa aku? Kamu nanyain aku? Pengin tahu siapa aku nih? Oououooo, aku kasih tahu nggak yaaa’

Selasa, 23 Desember 2014

CJI



Kojrat Penyandang Disabilitas Yang Perduli Keluarga
Memiliki nama asli Kasman (35), tapi ia sering dipanggil Kojrat. Entah siapa dan bagaimana asal mulanya, tapi kebanyakan warga Ngaglik, tempat tinggalnya, hanya tahu dia dengan nama Kojrat. Kondisi fisiknya tak begitu baik. Kaki kanannya cacat, membuatnya tak bisa berjalan sebagaimana orang lain. Ludahnya sering menetes membuat bajunya menjadi basah. Ia tidak bisa berkata-kata, hanya bisa mengucap ‘eeeee’ saja. Ia juga jarang mandi dan gosok gigi, sehingga bau tidak sedap kadang melekat pada tubuhnya. Warga sekitar tidak tahu penyakit yang dideritanya.